Mereka Tidak Tau

Memilih Untuk Pergi ?



Bukan karena ingin pergi.
Bukan karena ingin mengakhiri segalanya.

Kadang, hanya terlalu lelah.
Terlalu lama memikul luka yang tak terlihat, terlalu sering tersenyum sambil diam-diam runtuh.

Saat rasa sakit tinggal terlalu lama,
pikiran bisa menjadi lorong sempit.

Harapan yang dulu terang,
pelan-pelan meredup seperti lampu di ujung malam.

Di titik itu, hidup bukan lagi tentang kuat atau lemah, bukan tentang kurang
iman atau kurang bersyukur. Kadang, itu hanya tentang sudah terlalu lama
berjuang sendirian.

Maka pelan-pelan saja.
Jangan buru-buru menghakimi luka yang tak terlihat. Sebab yang perlu diselamatkan bukan hanya tubuhnya yang masih bertahan, tapi juga harapannya yang sudah lama tersesat di tengah gelap.
https://difandidivakara.blogspot.com/2025/09/blog-post.html

Komentar