Mereka Tidak Tau

Namamu dalam detikku

Ada detik-detik yang tak kau dengar, tapi di situlah namamu aku rawat paling sunyi. Dalam senyap yang tak meminta tepuk tangan, aku mencintaimu dengan cara yang tak mencolok langit, namun cukup membuat semesta diam sebentar.

Aku mencintaimu dalam isyarat hujan yang jatuh ke jendela, dalam hela napas pagi yang belum sempat bernama, setiap langkahku membawa satu serpih rindumu, kuselipkan di antara detik jam yang ku lewati
https://difandidivakara.blogspot.com/2025/09/blog-post.html

Komentar