Mereka Tidak Tau

Si Kecil Melawan Dunia

Ilustrasi by Google

Di tembok lusuh ia menulis dengan kapur yang nyaris habis. Bajunya robek, sandalnya tua, wajahnya kusan, langkahnya tetap setia.

Tak ada panggung, tak ada sorak, hanya sepi dan debu. Ia masih punya mimpi yang ia genggam erat-erat.

Dunia terlalu besar untuknya, tapi hatinya jauh lebih luas dari luka. Setiap goresan di dinding itu,
adalah doa yang tak pernah berhenti tumbuh.

Kberaniannya melawan sunyi, adalah teriakan paling lantang yang tak mampu dibungkam dunia
https://difandidivakara.blogspot.com/2025/09/blog-post.html

Komentar