Mereka Tidak Tau

Tuhan, Arahku Bukan ke Langit tapi ke Laut


Langit penuh janji yang tak pernah ditepati.

Doa-doa menggantung seperti

kain lusuh di tiang bendera.

Manusia berlutut, Tuhan berdiam—siapa yang salah?


Aku turun ke laut.

Di sini tak ada surga, tak ada neraka—

hanya arus yang jujur:

yang serakah tenggelam,

yang tamak dimakan karang.


Tuhan,

jika Engkau benar ada,

mengapa tak belajar pada ombak?

Ia tak butuh kitab untuk menghukum,

tak perlu malaikat untuk mengadili.


Langit terlalu jauh untuk berharap.

Laut…

ia tak pernah berdusta.

https://difandidivakara.blogspot.com/2025/09/blog-post.html

Komentar