- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Cerita Singkat El dan Sekar dalam Buku Pejalan Anarki [Halaman 32]
---------------------
El Bertanya kepada Sekar: Kapan kamu sedih dan menangis?
Sekar Menjawab : Banyak. Aku menangis ketika aku dimarahi Ayah, dapat nilai jelek juga aku menangis, ketika dulu disakiti kekasihku juga menangis, kasus Bu Ani juga aku menangis, Sekar tersenyum ...
Aku perempuan, aku lumayan sering menangis. Ketika bersedih aku menangis. Sekar menjelaskan sambil menggoyang-goyangkan kakinya agar tetap merasa santai.
Keduanya hening beberapa saat. Daun-daun di taman berguguran mengisi jeda di antara mereka.
“Palsu,” kata El mengembalikan percakapannya.
“Palsu?” Sekar mengulangi.
“Di jalan ada rumah-rumah digusur, di stasiun ada pedagang-pedagang diusir, di jembatan ada anak-anak kecil kelaparan, di gunung ada sampah berserakan, di Facebook dan Youtube ada sesaudara diadu domba dan perang, kamu tidak sedih melihat itu semua?” tanya El.
https://difandidivakara.blogspot.com/2025/09/blog-post.html.jpeg)
Komentar
Posting Komentar